Pemain Sunderland Javi Manquillo

Javi ManquilloPemain Sunderland Javi Manquillo mengatakan ia memiliki pengalaman

Manquillo kembali ke Liga Premier dengan mendatangani untuk Sunderland pada kesepakatan pinjaman jangka panjang.

Ia tiba di Liga Premier dengan keadaan yang berbeda dari ketika dia pertama kali datang dua tahun lalu. Pemain kebangsaan Spanyol itu tampil untuk Liverpool di tahun 2014 dan merupakan slah satu dari banyak pemain belakang yang menyebabkan jarang tampil, jadi dia sebenarnya belum sempat membuktikan bahwa ia mampu untuk menjadi pemain yang bagus di Merseyside.

Menurut sebuah laporan Daily Mirror pada saat itu, ketika ia menandatangani pinjaman dari Atletico Madrid, ia dianggap menjadi penerus jangka panjan Juabfran. Manquillo tidak benar benar memiliki latihan pertandingan yang banyak dibawah Juanfran, meskipun dia memulai pertandingan pembukaan musim di Liverpool.

Dia hanya membuat 19 kali penampilan untuk The Reds di musim 2014-15 tapi tidak bermain sama sekali semenjak Januari, setelah mengalami musik sebagai bek kanan dan mengalami kekalahan mengecewakan di Liga Champions.

Dia tampak sebagai pemain sepak bola yang cerdas di Anfield, tapi tidak cukup untuk mendapatkan kecepatan untuk berlaga di Liga Premier. Dan belum matang secara fisik, dan terkadang kurangnya pengalaman berarti dia berjuang untuk melewati masa sulit tersebut.

Sebuah kondisi lingkungan yang penuh tekanan dimana penuh dengan harapan, dan ia tidak melihat ia menjadi favorit Brendan Rodgers, manajer Liverpool saat itu.

Setelah melakukan penandatanganan untuk Sunderland, ia mengatakan kepada situ resmi mereka “saya datang ke Sunderland dengan banyak pengalaman. Saya sangat senang berada di sini dan saya dapat meyakinkan kepada setiap penggemar Sunderland saya akan memberikan yang terbaik di setiap hari pelatihan dan pertandingan. Saya ingin memberikan segalanya dalam diri untuk klub ini”.

Pemain 22 tahun tersebut akan bermain untuk manajer yang ingin timnya lebih terorganisir dan akan ada penekanan agar tidak sering maju ke depan seperti penampilannya terkahir kali di Inggris. Dia juga datang ke liga dengan mata terbuka lebar tentang apa yang diharapkan baik dari segi standar dan kualitas yang akan dipamerkan.

Mengingat Sunderland belum punya banyak keberuntungan dengan banyaknya pemain yang cedera akhir akhir ini, kemungkinan besar pada fans tidak akan menunggu lama untuk melihat penampilannya. Ini akan sangat menarik untuk melihat perubahannya. Jika benar berarti ia telah berhasil membuat pertandingan semenjak ia terakhir tampil di sepakbola Inggris.

Tawaran 34 juta poundsterling untuk Alissio

Tawaran 34 juta poundsterling untuk Alissio Romagnoli ditolak oleh AC Milan

Chelsea telah melakukan penawaran kedua untuk bek tengah Alessio Romagnoli bernilai sampai 34 juta poundsteling ditolak oleh salah satu raksasa Serie A AC Milan.

Setelah tawaran awal sebesar 30 juta poundsterling, Chelsea kembali ke Rossoneri dengan tawaran pembayaran 30 juta poundsterling di awal, ditambah dengan 4 juta poundsterling untuk bonus lebih lanjut, akan tetapi direksi Milan telah mengatakan kepada sumber di Italia pemain tersebut tidak dijual.

Berikut ini kicauan tweeter dari aku AC Milan pada hari Kamis “#ACMilan telah mendapatkan tawaran yang signifikan untuk pemain Alessio Romagnoli dari @ChelseaFC, tapi pemain ini tidak untuk dijual”.

Pemain 21 tahun ini dipandang sebagai salah satu prospek paling cemerlang di sepak bola Italia dan bergabung dengan Milan musim panas lalu dari AS Roma dalam kesepakatan 21 juta poundsterling.

Meskipun relatif masih kurang pengalamannya, ia dengan cepat membuktikan dirinya sebagai anggota paling penting dari pertahanan Milan dan ia membuat 34 penampilan selama musim lalu dan telah dibandingkan dengan mantan pemain belakang AC Milan Alessandro Nesta dan Thiago Silva menurut pers Italia.

Chelsea mengalihkan perhatian mereka ke Romagnoli setelah tawaran 38 juta poundsterling ditolah oleh Napoli untuk pemain tim nasional Senegal bek tengah Kalidou Koilibaly pada akhir bulan Juli.

Antonio Conte ingin membuat penguatan pada jantung pertahanan Chelsea menjadi prioritasnya pada musim panas ini dengan cedera lutut jangka panjang Kurt Zouma membuat dia memiliki pilihan yang sedikit untuk melapis kekurangan pemain belakang.

Setelah timnya menang 2-1 atas Watford pada hari Sabtu lalu, Conte menekankan perlunya bagi The Blues untuk menandatangani bek baru sebelum jendela transfer musim panas ini ditutup pada tanggal 31 Agustus.

“jika anda melihat sekarang di skuad kami, kami hanya memiliki lima bek. Empat yang sudah ada dan satu lagi dari pemain akademi Ola Aina”, kata Conte.

“Ola sangat baik, ia memiliki potensi yang besar, tapi dengan pemain muda kamu harus bekerja untuk menempatkan mereka di tim utama, tentuya ia memiliki masa depan yang baik”.

“jika salah satu bek yang cedera atau dilarang tampil, maka kita berada dalam kesulitan, tapi klub dan saya tahu itu dan kami berbicara setiap hari untuk meningkatkan skuad ini”.